Artikel Etika Berkendara

         Lalu lintas di dalam Undang-undang No 22 tahun 2009 didefinisikan sebagai gerak Kendaraan dan orang di Ruang Lalu Lintas Jalan, sedang yang dimaksud dengan Ruang Lalu Lintas Jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi gerak pindah Kendaraan, orang, dan/atau barang yang berupa Jalan dan fasilitas pendukung.

Tata cara berlalu lintas secara umum telah diatur dalam Bab IX Bagian Keempat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam Bagian Keempat tersebut, telah diatur bahwa setiap orang yang menggunakan jalan wajib berperilaku tertib dan/atau mencegah hal-hal yang dapat merintangi, membahayakan Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, atau yang dapat menimbulkan kerusakan Jalan (Pasal 105). Ketentuan yang diatur dalam Pasal 105 secara umum bertujuan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran berlalu lintas.

Artikel ini dibuat karena banyak anak-anak remaja banyak yang mengganggap apabila berkendara dengan mematuhi tata tertib lalu lintas dianggap tidak penting padahal sebenarnya mereka tidak berpikir luas dan kedepan akan bahaya dan dampak yang akan dialami apabila melanggar lalu lintas.

  • Pelanggaran Lalu Lintas

       Pelanggaran lalu lintas yang sering disebut juga dengan tilang merupakan ruang lingkup hukum pidana yang diatur dalam UU nomor 14 tahun 1992 (www.transparansi.or.id,2009).

  • Jenis Pelanggaran Lalu Lintas

Jenis-jenis pelanggaran lalu lintas diantaranya adalah:

  • mengebut di jalan
  • tidak memiliki SIM dan STNK
  • tidak mengenakan sarana prasaran yang lengkap
  • memodifikasi motor yang tidak sesuai standar
  • melanggar marka jalan
  • melanggar rambu-rambu
  • tidak menyalakan lampu sein, riting, lampu hazard
  • pelanggaran terhadap ketentuan dan muatan yang diijinkan
  • berkendara dalam keadaan mabuk, telpon, sms dan berbicara
  • belum terampil dalam berkendara
  • menumpang pada teman sebaya (nebeng)
  • menyetir dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan
  • kondisi kendaraan yang tidak baik
  • menggunakan telepon seluler pada saat menyetir (memiliki risiko 4x untuk terjadi kecelakaan).pelanggaran-lalu-lintas

Contoh pelanggar lalu lintas

  • Upaya Yang Di Lakukan Pemerintah Dalam Mengatasi Pelanggaran Lalu Lintas

Berikut ini adalah pendapat saya yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi pelanggaran lalu lintas di Indonesia yang setiap harinya sering terjadi dan tidak sedikit yang merenggut korban jiwa

  1. Pemerintah harus lebih bersosialisai kemasyarakat dalam peraturan-peraturan lalu lintas. Jadi masyarakat bisa tahu apa saja peraturan-peraturan lalu lintas yang berlaku atau yang baru diterapkan.
  2. Pemerintah harus menindak lanjuti petugas-petugas yang tidak mendukungnya hukum pidana atau petugas yang menyelesaikan masalah pelanggaran lalu lintas di tempat dalam kata lain jalur “damai”.
  3. Pendidikan bagi pengemudi. Sekolah pengemudi merupakan suatu lembaga yang bertujuan untuk mengahasilkan pengemudi pengendara bermotor cakap dan terampil dalam mencegah kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas
  4. Menambah atau memperbaiki rambu2 lalu lintas yang ada dijalan.

 

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Lalu_lintas

http://andriyanaade.blogspot.co.id/2013/01/pelanggaran-lalu-lintas.html