Apa Kabar Jogja

Kampung Cyber itu Baru Ada di RT 36

Posted by ARM on June 10th, 2010

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pernah mengklaim

sebagai“YogyakartaCyber Province”. Yakni, model propinsi yang mampu melakukan transformasi layanan yang berorientasi kepada masyarakat dengan memanfaatkan TI dan komunkasi untuk membangun suatu wilayah propinsi yang berdaya saing, nyaman, mandiri, efisien, dan efektif.

Namun kenyataannya, baru ada satu kelompok masyarakat yang bangkit secara mandiri, membangun jaringan internet untuk warganya. Kelompok masyarakat itu adalah RT 36 Kampung Taman, Patehan Kraton, Kota Yogyakarta. Lokasi kampung itu mepet di situs kraton bekas pemandian Tamansari. Jumlah KK yang ada 27 Kepala Keluarga. Dari sejumlah itu, hanya 2 KK saja yang tidak memasang jaringan internet, karena memang sudah tua.

Heri Sutanto, Ketua RT yang masih berusia 34 tahun, sebenarnya pernah mengajukan ke pemerintah kota untuk membangun jaringan internet. Alasannya, hampir seluruh warga nya berwirausaha dan sebagian berhubungan dengan wisatawan asing. Ini jelas akan ikut ‘menjual’ potensi kota sarat predikat ini. Di RT ini ada warga yang buka usaha ayam goreng, konveksi, batik, sablon dan makanan kecil. Bahkan ada satu warga, yang membuka usaha jual beli dan servis peralatan memancing.

Namun dari pemkot datang jawaban, untuk urusan TI tidak ada pos anggaran yang tersedia. Penolakan dari pemkot ini justru diambil hikmahnya oleh Karyawan bagian TI sebuah PTS ini. Sebelum pemasangan, pengurus RT melakukan sosialisasi, termasuk hitung-hitungan biaya yang bakal dipikul bersama.

Hampir tiap sore anak-anak mengakses internet di Cakruk Ronda didampingi bapak atau ibu pengurus RT

Heri Sutanto, Ketua RT 36, yang muda yang memikirkan kemajuan warganya

Pada awal pemasangan pengurus RT sudah mengatakan, internet bisa berdampak buruk. Untuk mengamankannya dilakukan upaya memblog situs negative serta penempatan computer di ruang tengah supaya akses control seluruh anggota keluarga ada. Tapi Mas RT, ayah satu putra yang masih kecil ini optimistis. Ke depan, internet dapat membawa manfaat dari segi ekonomi, terlebih RT 36 banyak warga yang berwirausaha. Untuk melakukan sosialisasi dan menyiapkan segala pernak-pernik jaringannya, Heri banyak dibantu Koko, seorang desainer grafis lepas.

Dan Internet juga penting dihadirkan ke anak-anak terutama untuk membantu mengembangkan mata pelajaran dan mendukung tugas-tugas sekolah mereka. Tentunya dengan pengawasan yang ketat dari orangtua.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s